GagasanPolitik
Trending

Kadrun! Oposisi Sosmed Extra Parlementer

Saat saya memilih Jokowi pada Pilpres kemarin, saya tidak menyangka bahwa oposisi akan lumpuh. Eksekutif menjadi sedemikian kuatnya, ini membawa demokrasi kita dalam posisi berbahaya.

Selama ini pemerintahan sangat power full, ketahanan menghadapi berbagai gelombang besar demonstrasi dan gejolak kerusuhan dalam negeri membuat Jokowi kian percaya diri bahkan cenderung koppig (meminjam istilah siapa itu saya lupa). Bahkan demonstrasi mahasiswa yang eskalasinya cukup menjanjikan begitu mudah dikendalikan. Saya harus salut dan angkat topi kepada Jenderal Tito, BG, dan sang maestro yg selalu saya kagumi AMH.

Jokowi menjadi sedemikian kuat secara politik, partai lawan dibuat lumpuh dan merapat. Harapan munculnya oposisi yang seimbang untuk menjaga alur pemerintahan sdh tidak ada, sisa PKS yang kemungkinan akan menjadi oposisi yang terkucil.

Memang belum ada partai yang teruji menjadi oposisi setegar PDIP. Berbagai partai besar yang ada sebagian tumbuh di jaman orba dan menjadi bagian dari Orba akan begitu sulit menjadi oposisi, meskipun itu Gerindra.

Harapan terakhir tentu pada kelompok oposisi sosmed yang saat ini bertransformasi menjadi Kadrun (Kadal Gurun) istilah yang dipakai kelompok pro pemerintah ( baca:buzzer pemerintah) untuk menandai kelompok liyan.

Sulit memilah dan menelisik darimana terminologi Kadrun berawal. Namun bisa ditarik dari awal induknya yaitu Kampret (sebutan kelompok oposisi yang disematkan oleh Cebong). Kampret ini adalah kelompok yang berafiliasi untuk mendukung Prabowo yang kemungkinan berisi beberapa kelompok seperti Gerinda, FPI, 212,dan yang identik dengan kelompok sejenis.

Pasca pilpres dan terjadi rekonsiliasi, terutama melunaknya sikap prabowo terhadap pemerintah. Masih ada kelompok oposisi yang bersikukuh melawan berbagai kebijakan pemerintah terutama di wilayah sosmed, kelompok ini dianggap lebih radikal dan terindikasi bagian dari kekuatan islam diluar gerindra yang selama ini menjadi oposisi. Cebong menandai kelompok ini dengan istilah Kadrun (kadal gurun) sebuah indentifikasi binatang purba yang menetap di Jazirah Arab.

Terlepas dari sejarah terminologi Kadrun. Ditengah keringnya gerakan oposisi dan ciutnya nyali lawan politik Jokowi, saya berharap Kadrun tetap terjaga dan terus bersuara…sebab kekuatan politik yang merangkul semua lawan membuat kepentingan warga sipil kian terancam!.

 

Tags
Show More

Ade Bagus Kusuma

Blog Pribadi Ade bagus Kusuma berisi tulisan alakadarnya tentang berbagai pengalaman dan hobi ngeblog, berbisnis, dan perjalanannya.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close